Rabu, 09 November 2016

PERUSAHAAN



I.                    PERUSAHAAN
Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
II.                  LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.

Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)    Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
    Keadaan alam => SDA, lingkungan.
    Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
    Hukum
    Perekonomian
    Pendidikan dan kebudayaan
    Social dan budaya
    Kependudukan
    Hubungan internasional.

B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :

    Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
    Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
    Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
    Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
    Tenaga kerja
    Peralatan dan mesin
    Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
    Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
    System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

III.                TEMPAT DAN KEDUDUKAN PERUSAHAAN
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
·         Tujuan perusahaan
·         Efisiensi perusahaan
·         Daerah pemasaran produk
·         Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah

IV.                LETAK PERUSAHAAN
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
·         Jenis-Jenis Letak Perusahaan

       Dibedakan menjadi 4, yaitu :

1.       Terikat pada alam
            Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
            Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.

2.       Terikat sejarah 
            Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
            Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.

3.       Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.

4.       Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

V.                  CIRI-CIRI PERUSAHAAN UMUM
Ciri-ciri perum antara lain sebagai berikut :
Ø  Bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat umum namun juga mengejar untung.
Ø  Dipimpin oleh seorang direksi/direktur.
Ø  Mempunyai kekayaan sendiri dan bergerak di perusahaan swasta. Artinya, perum bebas membuat kontrak kerja dengan semua pihak.
Ø  Modal berasal dari pemerintah yang berasal dari kekayaan negara yang terpisahkan.
Ø  Pekerjanya adalah PNS yang diatur tersendiri (setengah swasta).
Ø  Jika memupuk keuntungan maka tujuannya untuk mengisi kas negara.
Ø  Modalnya dapat berupa saham atau obligasi bagi perusahaan yang go public
Ø  Dapat menghimpun dana dari pihak


VI.                SISTEM EKONOMI SOSIAL
Suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
·         Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
   - Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
   - Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
    -Produksi dikelola oleh Negara
·         Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
    -Sulit melakukan transaksi
    -Membatasi kebebasan
    -Mengabaikan pendidikan moral

VII.              SISTEM EKONOMI FACISME
Fasisme adalah sistem ekonomi yang sering dikaitkan dengan jerman dimasa kekuasaan hitler, italia dimasa kekuasaan Mussolini dan pemerintahan militer jepang, sebelum berakhirnya perang dunia yang silam. Dewasa ini, pemerintahan fasis masi ada. Sistem ekonomi ini cenderung dikaitkan dengan kekuasaan politik yang kekuasaannya dipusatkan pada kediktatoran, atau setidak-tidaknya pada kediktatoran partai. Industri besar mendukung berbagai tujuan negara.


  • Kelebihan

·         adanya sikap-sikap nasionalisme
·         Aborsi  dan Homoseksualitas mendapat tentangan keras dalam kebijaksanaan negara.
·         Kontrol terhadap Mass Media - Media dikontrol secara langsung
oleh Pemerintah, atau dikontrol secara tidak langsung melalui peraturan
pemerintah, atau lembaga sensor yang kuat.


  • ·      Kekurangan

·         paham yang mengedepankan bangsa sendiri
·         memandang rendah bangsa lain.
·         Tidak percaya dengan adanya kemampuan nalar
·         Mempunyai keyakinan yang fanatik dan dogmatik
·         Pengingkaran terhadap derajat –derajat kemanusiaan
·         Adanya pendiskriminasian antar individu
·         Menolak konsep persamaan tradisi yang berdasarkan aspek kemanusiaan
·         Kode perilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan
·         pemerintahan harus dipimpin oleh segelintir elit yang lebih tahu keinginan seluruh anggota masyarakat.
·         Jika ada pertentangan pendapat, maka yang berlaku adalah keinginan si-elit.
·         Adanya pengawasan yang sangat ketat bagi anggota masyarakat
·         bagi kaum penentang kekuasaan maka totaliterisme dimunculkan dengan aksi kekerasan seperti pembunuhan dan penganiayaan.
·         dalam suatu negara kaum elit lebih unggul dari dukungan massa dan karenanya dapat memaksakan kekerasan kepada rakyatnya.
·         Tidak memandang dan menghargai hak asasi manusia
·         Pemberian kekuatan lebih pada Militer  , Tentara dan Militer
mendapat posri yang lebih dari pemerintah
·         Korupsi dan KKN yang merajalela


 ........................................................................................................................ 


Sumber :
http://dessy-novianty.blogspot.co.id/2014/11/badan-usaha-perusahaan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan
http://tikapratiwi92.blogspot.co.id/2012/02/kelebihan-dan-kelemahan-paham.html

http://pelajaran-jitu.blogspot.com/2011/07/badan-usaha-dan-perusahaan.html
http://brainly.co.id/tugas/137603

Tidak ada komentar:

Posting Komentar